trusted online slots malaysia DISTRICT 8
BEWARE OF CROWDED PLACES
QHSE NOVEMBER BULLETIN
11 Jan 2023
SHARE ARTICLE:

PENDAHULUAN

Belum selesai rasa duka dan terkejut kita pada Kasus Kanjuruhan, disambung kini terhenyak pada tragedi kerumunan Halloween di Itaewon, dan jembatan gantung di India. Dalam rentang 1 bulan terakhir telah terjadi 3 kejadian yang banyak memakan korban meninggal dunia hingga ratusan. Dimulai dari Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada tanggal 01 Oktober 2022, Kerumunan Halloween Itaewon pada tanggal 29 Oktober 2022, Ambruknya Jembatan gantung Gujarat India pada tanggal 30 Oktober 2022.

Apalagi setelah berbagai kelonggaran diterapkan pada tahun kedua pandemi Covid-19, orang- orang mulai kembali beraktivitas di luar ruang, di tengah kerumunan. Berbagai acara, seperti konser musisi dalam dan luar negeri juga kembali digelar di Indonesia. Berbagai acara, seperti konser musisi dalam dan luar negeri juga kembali digelar di Indonesia.

Kenormalan baru pasca pandemi mengubah banyak hal. Keramaian terjadi dimana-mana. Kita menikmati keramaian sebagai bagian dari kehidupan karena kita sebenarnya manusia yang tidak bisa hidup tanpa keramaian, kita adalah makhluk sosial. Ketika banyak warga yang berkumpul dalam kebersamaan. Beberapa peristiwa di Stadion Kanjuruan, Itaewon-Korea, dan Gujartat-India adalah contoh dari sekian peristiwa yang terjadi dalam keramaian.

mempunyai kekuatan, satu rasa, saling percaya meski tidak kenal, sehingga tindakan apapun yang dilakukan begitu menular dan memprovokasi orang-orang di sekitar. Jika satu kekerasan terjadi, maka peristiwa berikutnya akan begitu cepat menjalar. Dalam skala yang lebih besar, gerakan sosial bisa saja terjadi, apalagi provokator intelektual ikut menunggangi. Terkadang kerumunan dimanfaatkan seseorang mempunyai tujuan,

kepentingan terorganisasi, berkesinambungan, dan bersifat kesengajaan. Sebenarnya situasi yang ramai di tengah kerumunan bisa saja mendorong kita merasa mempunyai peran dalam kelompok, kita bisa menikmati kegembiraan kolektif, merasa bersama dalam satu rasa, bahkan memunculkan kesenangan dan perasaan satu rasa sebagai saudara. Maka, pengendalian menjadi kunci utama, agar kita tidak terjebak dalam situasi ricuh, curang, kekerasan, bahkan kriminal. Dan, ini bisa kita dilakukan dengan tetap terjaga di tengah keramaian. Ketika di dalam kerumunan tetap waspada, lihat sekeliling, rasakan setiap pergerakan orang, jaga pikiran, jaga emosi, tidak berkata sembarangan, tidak perlu ikut-ikutan. Bertindaklah wajar, dan tidak memancing keributan.

BACK TO ALL NEWS
SHARE ARTICLE: